NUSA TENGGARA BARAT — Grand final MLBB Esports Kapolri Cup 2026 berjalan ketat sejak game pertama. Polda Sumatera Utara sempat unggul 2-1 dan hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar, namun Polda Metro Jaya bangkit di dua game berikutnya dan memastikan kemenangan 3-2 dalam format Best of 5 (BO5).
Target 350 Ribu Peserta dan Perluasan Kompetisi
Keberhasilan menarik hampir 36 ribu peserta membuat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo optimistis terhadap potensi esports di lingkungan kepolisian dan masyarakat umum. Ia secara langsung menantang penyelenggara untuk melipatgandakan jumlah peserta hingga sepuluh kali lipat pada Esports Kapolri Cup 2027.
"Saya sampaikan dengan jumlah penggemar yang sangat luar biasa itu. Pertanyaannya: bisa enggak peserta tahun ini 35.936, peserta tahun depan kali 10?" ujar Listyo Sigit dalam acara penutupan di Indonesia Arena, dikutip dari Antara.
Jika target tersebut terealisasi, ajang tahun depan berpotensi diikuti lebih dari 350 ribu peserta. Untuk mencapai angka itu, Kapolri mendorong kompetisi digelar lebih rutin di tingkat kewilayahan agar partisipasi masyarakat semakin luas.
Bukan Sekadar Game: Peran Duta Keamanan Digital
Di luar persaingan skor, Kapolri menekankan bahwa esports telah bertransformasi menjadi cabang olahraga prestasi yang diakui secara nasional maupun internasional. Ia menilai antusiasme yang besar ini harus diarahkan pada aktivitas produktif bagi generasi muda.
"Ternyata perlahan namun pasti, bukan hanya berkembang menjadi suatu olahraga nasional, bahkan sudah beranjak menjadi olahraga internasional. Pesertanya pun ternyata sangat-sangat besar," jelasnya.
Para peserta kompetisi didorong untuk berperan sebagai agen perubahan dan duta keamanan. Listyo Sigit mengajak komunitas esports untuk mengajak anak muda menjauhi tawuran, balap liar, dan vandalisme, menjadikan turnamen ini sebagai ruang pembentukan karakter dan sportivitas.
Enam Kategori: Dari MLBB hingga Keamanan Siber
Esports Kapolri Cup 2026 tidak hanya mempertandingkan game MOBA besutan Moonton tersebut. Ajang ini menghadirkan enam kategori yang mencakup ekosistem digital yang lebih luas:
- Mobile Legends: Bang Bang
- Capture The Flag (CTF)
- Cosplay Competition
- Influencer Hunt
- Trading Card Game (TCG)
- Youth Movement
Kategori CTF dan Youth Movement menjadi ruang bagi peserta untuk mengasah kemampuan keamanan siber dan literasi digital. Sementara itu, Cosplay Competition dan Influencer Hunt mewadahi kreativitas konten di luar aspek kompetitif game.
Dengan format yang mencakup kompetisi, kreativitas, dan edukasi keamanan digital, Esports Kapolri Cup 2026 menjadi salah satu turnamen internal institusi dengan cakupan terbesar di Indonesia. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah target ambisius 350 ribu peserta mampu dicapai tahun depan—dan apakah Polda Metro Jaya bisa mempertahankan gelar juara MLBB mereka.