Pencarian

Apple Watch Layar Bulat Sedang Dieksplorasi, tapi Apple Ring Dinilai Lebih Realistis

Selasa, 11 Agustus 2026 • 01:01:01 WIB
Apple Watch Layar Bulat Sedang Dieksplorasi, tapi Apple Ring Dinilai Lebih Realistis
Apple Watch dengan layar bulat tengah dieksplorasi oleh Apple sebagai opsi desain baru.

NUSA TENGGARA BARAT — Kabar ini pertama kali dihembuskan oleh Mark Gurman dari Bloomberg. Ia menyebut perusahaan asal Cupertino itu sedang mempelajari opsi desain baru untuk lini jam tangan pintarnya, termasuk kemungkinan memproduksi satu atau lebih model dengan bodi melingkar. Jika terealisasi, ini akan menjadi perubahan dramatis pertama sejak Apple Watch diluncurkan pada 2015.

Mayoritas Smartwatch di Pasaran Berbentuk Bulat

Keputusan Apple mempertahankan layar persegi selama lebih dari satu dekade memang menjadikannya pengecualian di industri. Hampir semua kompetitor utama memilih form factor bulat untuk produk mereka.

  • Amazfit Active Max
  • Samsung Galaxy Watch 9
  • Motorola Moto Watch
  • Seluruh lini Garmin (Venu, Epix Pro, Forerunner, Fenix)
  • Google Pixel Watch

Preferensi pasar terhadap jam bulat sebenarnya sudah terbukti sejak era jam konvensional. Selama lebih dari satu abad, jam tangan mekanik didominasi wajah melingkar. Baru belakangan ini desain persegi seperti Casio G-Shock atau Apple Watch dianggap sebagai alternatif modern.

Alasan Apple Bertahan dengan Layar Persegi

Pilihan Apple terhadap bentuk persegi panjang bukan tanpa perhitungan. Layar rectangular memungkinkan kepadatan informasi lebih tinggi—satu layar bisa menampilkan lebih banyak notifikasi, komplikasi, dan data sekaligus tanpa perlu scroll berlebihan.

Fakta bahwa seluruh perangkat digital lain—ponsel, tablet, laptop, monitor—mengadopsi layar persegi menguatkan argumen utilitas ini. Teks lebih mudah disusun, grafik lebih natural ditampilkan, dan antarmuka tidak perlu dipangkas di tepi melengkung.

Namun, keputusan ini pada akhirnya bermuara pada pertarungan antara estetika dan fungsi. Sebagian pengguna menempatkan utilitas di atas segalanya, dan untuk mereka, Apple Watch persegi tetap pilihan utama. Tapi ada segmen lain yang sangat mementingkan penampilan—dan banyak dari mereka secara subjektif menilai jam bulat lebih elegan, baik itu jam konvensional maupun smartwatch.

Kategori Pengguna yang Tidak Membutuhkan Layar Penuh Informasi

Argumen menarik muncul dari sisi lain: tidak semua pemakai Apple Watch bergantung pada layar sebagai media utama interaksi. Banyak orang memakainya untuk alasan yang sama sekali tidak melibatkan aktivitas membaca notifikasi atau membuka aplikasi.

  • Pemantauan kesehatan dan kebugaran harian
  • Pelacakan kualitas tidur
  • Fitur darurat seperti deteksi jatuh (fall detection)
  • Pembayaran nirsentuh via Apple Pay

Untuk kelompok ini, layar hanyalah pelengkap. Data terekam otomatis dan bisa dicek belakangan melalui iPhone. Jika kebutuhan utamanya bukan konsumsi konten di pergelangan tangan, maka layar bulat yang lebih terbatas tetap terasa cukup fungsional.

Smart Ring Dinilai Jadi Langkah Lebih Masuk Akal

Justru untuk kategori pengguna di atas, analis dan pengamat menilai perangkat cincin pintar (smart ring) menawarkan solusi yang lebih elegan dibanding sekadar mengubah bentuk layar Apple Watch.

Pengalaman langsung dari jurnalis 9to5Mac yang beralih dari Apple Watch ke Oura Ring generasi kelima menunjukkan keunggulan praktis: perangkat yang sangat tidak mencolok, pengguna bebas memakai jam konvensional pilihan sendiri, dan baterai hanya perlu diisi seminggu sekali. Ini kontras dengan Apple Watch yang rata-rata harus dicharge setiap satu hingga dua hari.

Hampir dua tahun lalu, argumen serupa sudah disuarakan—bahwa Apple sebaiknya membuat smart ring sendiri ketimbang memaksakan semua fitur kesehatan ke dalam jam tangan. Gurman juga melaporkan bahwa Eddy Cue, senior vice president Apple yang membawahi layanan, adalah penggemar berat smart ring. Dukungan internal dari eksekutif sekaliber Cue memperkuat probabilitas produk ini masuk pipeline pengembangan.

Kesimpulan: Dua Jalur yang Mungkin, Satu yang Lebih Realistis

Apple Watch bulat bukan kemustahilan. Perusahaan bisa saja merilis varian khusus untuk segmen fashion, serupa strategi yang dilakukan Samsung dengan Galaxy Watch Classic. Namun secara strategis, Apple Ring menawarkan diferensiasi produk yang lebih jelas dan tidak mengorbankan posisi Apple Watch persegi yang sudah mapan.

Bagi pengguna yang selama ini memakai Apple Watch hanya untuk pelacakan kebugaran dan tidak pernah menyentuh layarnya lebih dari beberapa detik per hari, Apple Ring akan menjadi pengganti yang jauh lebih masuk akal—lebih ringan, lebih personal, dan tidak mendikte pilihan jam tangan di pergelangan lainnya.

Keputusan akhir tetap di tangan Apple. Namun jika melihat arah industri wearable yang makin mengutamakan pemantauan pasif dan desain minimalis, peluang Apple Ring meluncur lebih dulu dibanding Apple Watch bulat terbilang jauh lebih besar.

Follow www.kliklombok.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: 9to5mac.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks